Friday, 27 January 2017

Distribusi Uap Panas Bumi dari Sumur Produksi

Distribusi uap panas bumi dari sumur produksi, uap yang akan digunakan oleh pembangkit listrik tenaga panas bumi disalurkan melalui pipa yang langsung terhubung pada steam receving header, yang berfungsi untuk menampung uap panas bumi dari beberapa sumur produksi. Pipa tersebut biasanya mempunyai diameter antara 600 hingga 1000 mm dan terbuat dari bahan carbon steel. Pipa-pipa tersebut ditempatkan di atas permukaan tanah dan tidak ditempatkan di dalam tanah. Hal tersebut bertujuan agar memudahkan proses pengecekan jika suatu saat terjadi kebocoran pada pipa-pipa tersebut. Meskipun telah memenuhi persyaratan untuk tujuan pendistribusian uap, pipa-pipa ini perlu didesain dengan dilapisi oleh kalsium silikat setebal kurang lebih 5 cm sebagai isolator termal agar kalor dari uap yang didistribusikan tidak lepas ke lingkungan selama pendistribusian uap dari sumur produksi ke unit pembangkit berlangsung. Hal ini juga bertujuan untuk melindungi para pekerja lapangan dan masyarakat sekitar pada saat melakukan aktivitas di sekitar pipa berada. Temperatur uap pada pipa sekitar 180 hingga 190oC, sedangkan dengan menggunakan pipa yang dilapisi kalsium silikat permukaan pipa bisa menjadi 30 hingga 40oC. Pada pipa juga ditambah lapisan alumunium foil dan alumunium luarnya untuk mengantisipasi korosi pada pipa dari luar.
pipa distribusi uap panas bumi- pipa loop
sumber: http://desnantara-tamasya.blogspot.co.id


Untuk mengantisipasi terjadinya pemuaian pada pipa, dibuat struktur berupa pipa loop. Keberadaan uap yang panas menyebabkan pipa meregang, apabila tidak terdapat pipa loop, dapat berakibat pada meregangnya pipa hingga pipa pecah. Pipa loop biasanya dibuat untuk setiap jarak 100 meter.
loading...

SHARE THIS

Author:

2 comments: