Friday, 23 December 2016

Energi-Lingkungan: Kesempatan bagi Para Perencana Energi

Pertimbangan dampak lingkungan menjadi satu hal penting bagi para perencana energi (energy planner). Penggunaan energi dan produksi energi menjadi sumber utama bagi kerusakan lingkungan dan menjadi ancaman serius bagi pembangunan sosial dan ekonomi. Padahal setiap pembangunan akan terus menyebabkan peningkatan penggunaan energi, hal ini menjadikan suatu dilema. Baik di tigkat lokal maupun global, penggunaan bahan bakar fosil akan memicu terjadinya hujan asam serta peningkatan rata-rata suhu bumu (global warming)  yang menyebabkan rusaknya tatanan ekosistem dan produktivitas ekonomi. Di negara-negara berkembang yang menggunakan energi biomasa, hal ini menempatkan sejumlah masalah lahan seperti hilangnya habitat dan meningkatnya polusi udara. 

Di banyak negara, pertanyaan mengenai penyelesaian masalah energi dan lingkungan menjadi suatu hal yang kritis. Perubahan yang terus menerus, baik di perkotaan dan pedesaan akan mempengaruhi generasi mendatang. Pergantian lahan untuk pertanian dan energi akan berpotensi berdampak pada perubahan iklim global. Arus urbanisasi mengubah pola penggunaan energi, semakin banyak orang maka semakin banyak aliran ekonomi, dan penggunaan bahan bakar komersil (bensin, listrik, dll.) menggantikan peran bahan bakar tradisional  (kayu, arang, dll.). Permintaan energi untuk pengondisian udara atau transportasi menjadi semakin meningkat bersamaan dengan industrialisasi dan naiknya pendapatan masyarakat. 

Munculnya permasalahan di atas tentu menjadi suatu kesempatan cemerlang mengarahkan bagaimana pola produksi dan penggunaan energi yang memungkinkan untuk meminimalisir biaya ekonomi dan sosial jangka panjang.

sumber: formula-d.com

loading...

SHARE THIS

Author:

0 komentar: