Wednesday, 28 December 2016

Beberapa Pertimbangan dalam Memilih Control Valve

Control valve merupakan salah satu dari jenis elemen pengendali akhi (final control element) untuk pengendalian kontinu. Control valve merupakan jenis elemen yang paling sering digunakan pada pengendalian proses. Elemen ini berfungsi mengendalikan besaran variabel termanipulasi agar variabel terkontrol tetap berada pada rentang nilai yang diinginkan. Sebuah control valve terdiri dari dua bagian utama, yaitu aktuator dan katup (valve). Aktuator adalah suatu alat berupa hidrolik, pneumatik, atau listrik yang berfungsi untuk menyuplai gaya dan atau gerakan pada katup, sedangkan katup adalah bagian mekanis yang secara langsung mengatur besarnya aliran fluida ke proses. 

Control valve dapat dibedakan menjadi dua macam desain menurut caranya menanggapi suatu kegagalan. Dua desain tersebut adalah fail close atau normally open atau katup akan menutup ketika terjadi kegagalan proses dan desain berikutnya adalah fail open atau normally close yang berarti katup akan terbuka ketika terjadi kegagalan proses. Pertimbangan utama dalam pemilihan desain ini adalah tentang safety dari proses, karena terkait dengan kegagalan sistem. Sebagai contoh, pada proses transfer panas, ketika terjadi kegagalan berupa matinya sistem pemanas, tentu jika fluida yang digunakan berupa polimer adalah akan mengalami solidasi, maka untuk pertimbangan keamanan digunakan desain fail open.

sumber: ProcessOnline.com.au


Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah rentang proses yang akan dikendalikan. Control valve harus mampu mencakup seluruh kebutuhan aliran proses minimum dan maksimum. Sebaiknya, control valve berada pada posisi 25% saat operasi minimum, 50% saat operasi normal, dan 75% saat operasi maksimum. Cara khusus untuk menyatakan daerah kerja sebuah control valve adalah dalam variabel rangeability. Secara spesifik, rangeability adalah perbandingan aliran maksimum dan aliran minimum yang dapat dikendalikan oleh control valve. 

Lebih lanjut, pemilihan ukuran katup atau valve didasarkan pada suatu proses perhitungan yang disebut valve sizing. Proses perhitungan ini mempertimbangkan berbagai jenis variabel proses mulai dari besar aliran hingga properti dari fluida proses. 


Referensi
Emerson. Control Valve Handbook, Fourth Edition. Fisher Controls International, USA, 2005.

Frans Gunterus. Falsafah Dasar: Sistem Pengendalian Proses. PT Elex Media Komputindo, Jakarta. 1994.

loading...

SHARE THIS

Author:

0 komentar: